Isuzu Panther, Sang Legenda yang Sudah Pamit Dari Indonesia

Panther merupakan salah satu mobil yang sangat melegenda dari Isuzu. Nama besarnya memang sudah tidak perlu diragukan lagi. Terlebih lagi Isuzu Panther pernah dijadikan sebagai mobil keluarga bagi masyarakat Indonesia pada masanya. Pamitnya kendaraan ini dari dunia otomotif diumurkan secara resmi pada Februari 2021 kemarin.

Setelah mobil tersebut pamit, nantinya PT Isuzu Astra Motor Indonesia akan lebih focus dengan mobil komersial tetapi juga tidak pernah meninggalkan rajanya diesel dimana dipelopori oleh Panther. Tentunya, informasi tersebut berhasil membuat sebagian besar masyarakat kaget terutama bagi para penggemar lawas sejatinya.

Awal Mula Munculnya Isuzu Panther

Pertama kali dikembangkan oleh Jepang, roda empat inipun ternyata dikenal mempunyai performa cukup tangguh, irit sekaligus bandel dikelasnya. Adapun produk pertamanya sudah ada di tahun 1991 silam dimana dibekali oleh mesin C233 4 silinder dengan kapasitas 2.236 cc over head valve serta dibekali dengan indirect injection.

Dengan dibekali mesin tersebutlah, kendaraan satu inipun dapat menghasilkan tenaga maksimal hingga 60 dk/4300 rpm. Jelas dengan performa itulah sudah dapat diandalkan masyarakat pada masanya. Setelah berhasil sukses di pasar otomotif, generasi keduanya muncul pada 1996. Terdapat sejumlah perbedaan dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

Salah satu yang paling terlihat yakni penggunaan mesinnya dimana generasi ke-2 telah menggunakan mesin kapasitas 2.500 cc OHV direct injection. Dengan tenaga maksimal mencapai 86 hp pada 3.900 rpm. Untuk unit satu inipun juga mengalami penjualan cukup sukses. Hingga pada tahun 2000, Isuzu kembali mengeluarkan generasi Panther yang ketiga.

Pada unit inilah sudah dibekali dengan transmisi otomatis dengan mesin turbo diesel. Kemunculan dari New Panther sendiri ternyata berhasil menjadi obat rindu bagi para penggemarnya serta sudah terdapat beberapa varian baru seperti panther Grand touring. Perubahan paling terlihat adalah ketika sudah memasuki generasi ke-lima.

Dimana dikeluarkan pada tahun 2013 dengan melakukan facelift Panther dan masih bertahan hingga sekarang. Perubahannya dapat terlihat dari desain speedometer, pintur belakang, rear tow hook hingga desain dari ban yang digunakan. Desain inipun akhirnya bertahan hingga brand ini memutuskan pamit dari dunia otomotif di Indonesia.

Kelebihan Mobil Panther

Walaupun sudah memutuskan buat pamit, tetapi memang sang legenda inipun masih mempunyai kelebihan tersendiri di kelasnya. Itulah yang membuat banyak orang sangat suka dengan kendaraan 90-an tersebut. Apa sajakah kelebihan dari mobil satu ini?

Mesinnya Yang Dikenal Bandel

Panther sendiri menggunakan mesin diesel dimana dikenal mempunyai performa sangat bandel sebab dapat menghasilkan torsi cukup besar. Dengan kapasitas 2,5 liter mampu menghasilkan torsi puncak 191 Nm di 1.800 rpm. Tak sampai disitu saja, mobil inipun dapat diandalkan ketika Anda tengah melewati jalanan yang tidak rata.

Ruang Kabin Cukup Luas

Bukan tanpa alasan mengapa kendaraan satu ini dijadikan sebagai mobil keluarga karena dimensinya luas sehingga mampu menghadirkan ruang kabin lebih longgar. Bahkan dengan ukurannya itulah dapat menampung 7 sampai 8 orang penumpang sekaligus tetapi tetap nyaman dalam bergerak.

Monitor Atap serta Kamera Parkir

Walaupun tak dilengkapi dengan adanya fitur hiburan, tetapi tetap brand satu ini ingin menghadirkan kenyamanan kepada para penumpang didalamnya. Seperti adanya monitor atap yang dapat ditemukan pada seri tertinggi. Selain itu, ada pula subwoofer dimana mampu memaksimalkan kenyamanan.

Walaupun sudah memutuskan buat pamit, mobil ini tetap mempunyai karisma tersendiri dan selalu menjadi legenda. Isuzu Panther akan selalu dicari di pasaran karena keunikannya dan selalu ada di tempat generasi 90-an.