Pengertian & Dampak Negatif Penerapan Pola Kehidupan Konsumtif di Era Modern

Gaya hidup memiliki andil dalam menentukan tingkat kebahagiaan seseorang dalam menjalani hidup. Oleh karena itu, anda perlu memilih pola hidup yang nyaman. Kehidupan yang sehat tidak hanya sebatas rutin berolahraga dan memenuhi kebutuhan gizi tubuh agar selalu sehat. Anda juga perlu membatasi sifat konsumtif diri untuk kesehatan mental.

Pola Kehidupan Modern Yang Konsumtif

Apa yang dimaksud gaya hidup konsumtif

Konsumtif secara umum sering diartikan dengan kegiatan membeli barang-barang yang sebenarnya tidak diperlukan dalam kehidupan seseorang. Jika hal tersebut dilakukan secara terus-menerus maka akan menjadi sebuah kebiasaan yang kurang baik. Perilaku konsumtif ini memang dipicu oleh beberapa faktor seperti berikut.

– Pembelian karena gengsi

Sering kali seseorang membeli barang mewah yang sebenarnya diluar kemampuan dan tidak terlalu dibutuhkan hanya untuk diakui oleh teman-temannya. Apabila dilakukan berulang kali maka akan mengganggu finansial dan tekanan emosional.

– Pembelian karena ikut-ikutan

Diskon besar-besaran setiap tahun memang sulit untuk dihindari sepenuhnya. Misalkan saja ketika musim lebaran tiba dan banyak potongan harga. Anda perlu berfikir dua kali ketika ingin membeli barang-barang yang belum dibutuhkan. Bukan hanya menyia-nyiakan tunjangan hari raya, tetapi juga memenuhi ruangan di rumah.

Dampak negatif dari perilaku konsumtif

Menggunakan uang pribadi untuk membeli sesuatu yang disukai memang tidak salah, tetapi jika dilakukan terlalu sering bisa membuat keuangan anda bermasalah. Selain itu, pola hidup yang cenderung boros ini juga memicu timbulnya sifat bermalas-malasan dan ingin semuanya serba cepat. Anda bisa menilai diri sendiri dengan beberapa ciri berikut.

1. Gampang terbujuk penjual dengan tawaran diskon
2. Terlalu terburu-buru sehingga mendapatkan barang dengan harga terlalu mahal
3. Lebih mengutamakan emosi ketimbang teknis & kegunaan benda tersebut
4. Menjadikan kegiatan belanja sebagai pelampiasan kekesalan, padahal hal tersebut tidaklah benar.
5. Menumpuk hutang untuk membeli barang mewah yang tidak sesuai kemampuan hanya untuk sebuah pengakuan dari kelompok tertentu.

Cara meminimalisasi perilaku konsumtif

Kebiasaan konsumtif yang sudah lama dilakukan memang sulit dikendalikan, tetapi bukan berarti tidak mungkin selama anda punya tekad.

1. Lihat fungsi benda tersebut sebelum membeli, apabila anda belum membutuhkannya lebih baik tidak membeli terlebih dahulu.
2. Turunkan gengsi dan rasa ingin diakui oleh orang lain.
3. Jangan membeli sesuatu tanpa tujuan alias ikut-ikutan saja.
4. Mulai rencanakan pembagian gaji dengan tepat, misalkan untuk liburan, tabungan, biaya hidup, dll.

Kehidupan konsumtif memunculkan sejumlah efek negatif untuk kehidupan seseorang sehingga perlu dikendalikan. Caranya adalah dengan lebih cerdas memanfaatkan uang yang dihasilkan tanpa harus terpaku pada penilaian orang lain. Pola hidup berlebih-lebihan ini juga dapat menimbulkan sifat individualis dan menggeser nilai kebudayaan yang ada.